28 Februari 2026

Pengedar narkoba yang paling dicari oleh Meksiko dan AS tewas dalm sebuah operasi penangkapan yang dilakukan Minggu, (22/2) yang selama lebih dari satu dekade selalu mampu lolos dari berbagai operasi penggerebekan.

Foto yang diterbitkan oleh Departement Luar Negeri AS pada 4 Desember 2024, menunjukkan poster hadiah untuk pemimpin kartel narkoba Meksiko yang berpengaruh, Nemesio Oseguera.
Foto yang diterbitkan oleh Departement Luar Negeri AS pada 4 Desember 2024, menunjukkan poster hadiah untuk pemimpin kartel narkoba Meksiko yang berpengaruh, Nemesio Oseguera.

Harian babel.com, Meksiko | Minggu, (22/2/2026) tanggal yang langsung menguncang jantung meksiko, selama lebih satu dekade ia adalah bayangan yang tak tersentuh. Buronan kelas dunia dengan hadiah 15 juta dollar dari Amerika Serikat. Namanya identik dengan kekerasan modern, perdagangan fentanil, metamfetamin, kokain dan konvoi senjata yang menantang negara.

Hari itu bayangan itu runtuh, hanya ada segelintir nama yang berpengaruh dalam sejarah kejahatan teroganisir di Meksiko, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes dikenal El Mencho, 59 tahun, pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) menjadi nama salah satu berpengaruh tersebut.

Dalam satu dekade terakhir, organisasi ini menyebar luas ke seluruh Meksiko hingga AS, dan menjadi salah satu geng kriminal yang terkenal dengan kebrutalan dan kekejamannya, setara dengan kartel Sinaloa.

Pemerintah AS bahkan pernah menawarkan Rp252 miliar untuk penangkapannya, sementara Meksiko menawarkan Rp30 miliar, angka tertinggi dalam sejarah negara itu.

Kematian El Mencho diklaim sebagai kemenangan oleh Meksiko dan AS.

Otoritas Meksiko menjelaskan beberapa mengenai operasi itu, yang dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun, Oseguera Cervantes diketahui memiliki jaringan perlindungan di wilayah pedesaan dan perkotaan di negara bagian Jalisco, Meksiko barat, hal ini lah yang membuatnya memiliki kebebasan untuk bergerak dan beroperasi disana.

Namun, sebuah operasi yang dipimpin oleh tentara Meksiko akhirnya mampu melacak keberadaannya di Tapalpa, sebuah daerah pegunungan sekitar 130 kilometer di selatan kota Guadalajara.

Menurut Kementerian Pertahanan Nasional (Sedena) Meksiko, sebuah komando pasukan khusus melakukan operasi penangkapan, dengan bantuan pesawat dari Angkatan Udara dan Pasukan Reaksi Cepat Garda Nasional Meksiko.

Para kriminal CJNG sendiri memiliki kendaraan lapis baja dan persenjataan berat, termasuk peluncur roket dengan kemampuan menjatuhkan pesawat, lapor Sedena dalam sebuah pernyataan.

“Selama operasi ini, personel militer diserang, sehingga sebagai pembelaan diri mereka membalas agresi itu, mengakibatkan empat anggota kelompok kriminal CJNG tewas di tempat dan tiga luka parah, yang kemuadian meninggal dunia selama pemindahan udara ke kota meksiko,” bunyi laporan itu.

Nemesio Oseguera termasuk di antara korban luka yang ditangkap dan meninggal dalam perjalanan ke ibu kota negara.

Sedangkan anggota CJNG lainnya ditangkap. Di sisi lain, tiga pasukan militer pemerintah mengalami luka parah yang dipindahkan ke rumah sakit di kota Meksiko.

Sejauh mana keterlibatan AS dalam operasi itu?

Kementerian Sedena juga menginformasikan bahwa operasi yang berakhir dengan kematian Nemesio Oseguera itu mendapatkan “informasi pelengkap” dari pemerintah AS yang dijalin “dalam kerangka koordinasi dan kerja sama bilateral.”

Hal ini juga disampaikan oleh Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.

“AS memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko untuk membantu operasi (…) di mana Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera Cervantes dieliminasi [tewas],” tulisnya di X.

“Pemerintahan Trump juga memuji dan berterima kasih kepada militer Meksiko atas kerja sama dan keberhasilan pelaksanaan operasi ini,” tambahnya.

Tidak ada rincian yang jelas mengenai jenis informasi apa yang ditawarkan oleh pemerintah AS.

Namun, sejak Donald Trump menjabat setahun lalu, AS telah menekan Meksiko untuk meningkatkan pemberantasan perdagangan narkoba dan menawarkan intervensi langsung.

Sumber Pentagon mengatakan kepada jaringan CBS, mitra BBC di AS, bahwa ada dukungan dari Satuan Tugas Antar-lembaga Gabungan Anti-Kartel milik AS (Joint Interagency Task Force-Counter Cartel, JITF-CC), yang secara rutin berkolaborasi dengan tentara Meksiko melalui Komando Utara AS.

Namun, seorang pejabat militer AS menekankan bahwa “ini adalah operasi militer Meksiko, jadi kesuksesan adalah milik mereka.”

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memberikan apresiasi kepada jajaran militer dan Kabinet Keamanan Meksiko atas operasi itu, namun tidak menyebutkan kontribusi Amerika Serikat.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memberikan apresiasi kepada jajaran militer dan Kabinet Keamanan Meksiko atas operasi itu, namun tidak menyebutkan kontribusi Amerika Serikat.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memberikan apresiasi kepada jajaran militer dan Kabinet Keamanan Meksiko atas operasi itu, namun tidak menyebutkan kontribusi Amerika Serikat.

Sejak menjabat pada Oktober 2024, Sheinbaum bersikeras bahwa dia tidak akan mengizinkan partisipasi langsung pasukan AS di dalam negeri Meksiko.

Namun, dia mengatakan bahwa “koordinasi tanpa subordinasi” dalam keamanan dan isu-isu lainnya dengan Washington sangat disambut baik.

Unit anti-kartel AS, yang disebut Joint Interagency Task Force-Counter Cartel (JITF-CC), adalah gugus tugas baru Angkatan Darat AS yang memiliki spesialisasi dalam pengumpulan informasi tentang kartel.

Berbagai lembaga pemerintah AS bergabung di dalam unit yang bertujuan untuk memetakan jaringan perdagangan narkoba di AS dan Meksiko, menurut informasi pejabat AS kepada kantor berita Reuters.

Seorang pejabat menyebut bahwa badan AS itu mengumpulkan paket target terperinci di sekitar El Mencho dan memberikan info itu kepada pemerintah Meksiko untuk operasi pada Minggu lalu. Namun dia menambahkan bahwa seluruh operasi dilakukan oleh pasukan Meksiko.

JITF-CC dipimpin oleh Brigadir Jenderal AS Maurizio Calabrese, yang bulan lalu mengatakan kepada Reuters bahwa militer AS menggunakan pengetahuan mereka tentang organisasi seperti al-Qaeda dan ISIS untuk melacak kartel.

“Kartel beroperasi secara berbeda dari al-Qaeda atau ISIS, dengan motivasi yang berbeda, yang membuatnya semakin penting bagi kami untuk mengidentifikasi jaringan agar dapat merusak dan membubarkannya,” katanya.

Calabrese menunjukkan kepada Reuters bahwa kemungkinan ada ratusan pemimpin grup narkoba, “tetapi kemudian ada antara 200.000 hingga 250.000 kontraktor independen yang membantu mengangkut obat-obatan ini.”

Menurut pejabat Pentagon, JITF-CC juga berpartisipasi dalam operasi di Karibia, yang telah menyebabkan puluhan korban tewas dalam serangan terhadap kapal-kapal yang disebut Washington sebagai aksi pemberantasan perdagangan narkoba.

Bagaimana reaksi pascakematian El Mencho?

Respon dari anak buah El Mencho berlangsung cepat. Aksi blokade jalan dan kekerasan telah merembet ke delapan negara bagian. Mulai dari Guerrero di pantai Pasifik hingga Tamaulipas di timur laut.

Bahkan ibu kota, Kota Meksiko, dan wilayah sekitarnya menjadi saksi berbagai insiden perlawanan.

Aksi kekerasan terburuk terjadi di Jalisco, negara bagian yang paling terkena dampak dari apa yang disebut blokade narkoba (narcobloqueos ).

Beberapa jalan raya utama negara bagian dan jalan-jalan di kota Guadalajara, Puerto Vallarta, dan Lagos de Moreno ditutup oleh kendaraan komersial dan pribadi yang dibakar.

Pria bersenjata yang mengenakan topeng membakar toko-toko di ibu kota negara bagian, Guadalajara, salah satu lokasi Piala Dunia FIFA musim panas ini.

Lalu, di resor pantai Puerto Vallarta, turis dan penduduk lokal berlindung di tempat dalam rumah sampai gelombang kekerasan berlalu.

Pemandangan udara ini menunjukkan mobil dan truk yang terbakar, yang diduga dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir sebagai balasan atas operasi penangkapan di negara bagian Jalisco, Meksiko.
Pemandangan udara ini menunjukkan mobil dan truk yang terbakar, yang diduga dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir sebagai balasan atas operasi penangkapan di negara bagian Jalisco, Meksiko.

Gubernur Jalisco, Pablo Lemus, menyatakan “kode merah” untuk negara bagian tersebut dan meminta penduduk untuk tetap berada di rumah mereka dan menghindari keluar jika tidak perlu.

Dalam laporan yang dikeluarkan Minggu malam, Sekretariat Keamanan Federal menginformasikan bahwa selama hari itu dilaporkan ada 252 blokade di 20 negara bagian Meksiko.

Banyak video dan foto di media sosial menunjukkan kendaraan yang terbakar dan kepulan asap di berbagai titik di wilayah tersebut.

Demikian pula, beberapa penumpang tampak ketakutan di bandara karena kemungkinan adanya serangan.

Beberapa maskapai penerbangan Meksiko dan asing mengalihkan penerbangan yang sedang mendekat dan membatalkan penerbangan lainnya ke Puerto Vallarta karena ketidakpastian yang timbul.

Setidaknya belasan penerbangan yang berasal dari Amerika Serikat, Kanada, dan tempat lainnya dibatalkan pada Minggu malam dan sepanjang Senin ini.

Negara bagian lain seperti Michoacán, Guanajuato, dan Tamaulipas, juga terdampak oleh blokade tersebut.

Sheinbaum mengatakan dalam sebuah pesan di X bahwa “di sebagian besar wilayah nasional kegiatan berlangsung dengan normalitas penuh,” dan memastikan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi dengan negara bagian yang terdampak. “Kita harus tetap terinformasi dan tenang,” ujarnya.

Sedena menginformasikan bahwa mereka akan mengerahkan pasukan tambahan untuk memperkuat keamanan di Jalisco.

Rangkaian perlawanan itu adalah bentuk unjuk kesetiaan dan kemarahan dari kaki tangan El Mencho kepada pihak berwenang karena telah melenyapkan pemimpin mereka.

Namun, apakah blokade jalan dan pembakaran mobil itu akan mereda atau justru meningkat, baru akan menjadi jelas dalam beberapa hari ke depan.

Reaksi dari aparat penegak hukum akan menjadi sangat krusial dalam hal tersebut.

Sudah menjadi pemahaman yang lama dipegang tentang kelompok kriminal transnasional seperti ini bahwa, ketika kepala kartel yang berpengaruh seperti Cervantes sekalipun tewas, pasti akan ada tiga atau empat loyalis lain yang siap menggantikannya.

Meskipun demikian, tidak diragukan lagi bahwa El Mencho adalah kunci bagi dominasi kelompok itu

 

(Tim Redaksi HB/berbagai sumber)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *