28 Februari 2026
Letnan Kolonel (Purn) A.F.H. Rosenow (1892-1966). Foto : arsip sejarah TNI Angkatan Laut (Disjarahal).
Letnan Kolonel (Purn) A.F.H. Rosenow (1892-1966). Foto : arsip sejarah TNI Angkatan Laut (Disjarahal).

Harian babel.com | Letnan Kolonel (Purn) A.F.H. Rosenow (1892-1966) adalah sosok unik dalam sejarah militer indonesia. Sebagai mantan Perwira Angkatan Laut Jerman (Kriegmarine) yang menetap di Hindia Belanda, pertempuran paling berkesan bagi Rosenov di Indonesia adalah perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia melalui pendidikan dan profesionalisme.

  1. Petempuran Institusional di Era Revolusi (1945-1949). Setelah Indonesia merdeka, Rosenow yang memiliki keahlian navigasi dan pelayaran kelas dunia, memilih untuk berpihak pada Republik.

Instruktur Rahasia : Rosenow ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia dengan aktif sebagai Instruktur (guru) di beberapa akademi militer ALRI pada masa Perang Kemerdekaan.

Ini adalah pertempuran melawan keterbatasan ilmu dan pelatihan. Di tengah kekurangan fasilitas dan serangan Belanda, Rosenow mengajarkan Ilmu pelayaran modern, navigasi, dan teknik militer laut kepada kader-kader muda ALRI. Keterlibatanya menunjukkan komitmen pribadi untuk mendirikan Angkatan Laut yang profesional, terlepas dari latar belakangnya sebagai orang asing.

  1. 2. Pertempuran Warisan : Proyek KRI Dewaruci Perjuangan paling monumental dan dramatis dari Rosenow adalah meyakinkan pimpinan ALRI tentang pentingnya kapal layar latih yang  kini dikenal sebagai KRI Dewaruci.

Rosenow berpendapat bahwa untuk melatih Taruna Laut agar memiliki karakter, keberanian, dan keterampilan pelaut sejati, diperlukan kapal layar latih yang merupakan sekolah hidup di tengah lautan.

Proyek di Jerman (1952). Atas persetujuan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Kolonel R. Soebijakto, Kapten Rosenov bersama Kapten Oentoro Koesmardjo dikirim ke Jerman Barat. Rosenow secara pribadi mengawasi seluruh pembangunan kapal digalangan H.C Stucken Sohn, Hamburg. Perjuangannya adalah memastikan kapal tersebut dibangun sesuai standar tertinggi.

Komandan Perdana (1953-1957). Rosenov menjadi Komandan Pertama KRI Dewaruci yang membawa kapal tersebut berlayar dari jerman ke Indonesia. Ini adalah kemenangan besar dalam bidang pendidikan dan diplomasi maritim Republik.

  1. 3. akhir perjuangan dan warisan abadi Purna Tugas : Setelah berhasil dengan proyek KRI Dewaruci, Rosenow menjabat sebagai Syahbandar ALRI di Pelabuhan Tanjung Priok hingga akhir hayatnya.

Rosenow wafat pada 1966. Atas permintaan terakhirnya, abu jasad beliau ditabur di Selat Sunda.

Sebagai penghormatan, setiap kali KRI Dewaruci melintas selat sunda, seluruh prajurit melaksanakan upacara tabur bunga untuk menghormati “Bapak KRI Dewaruci” ini

Dikutip dari berbagai sumber : Arsip sejarah TNI Angkatan Laut ( Disjarahal) A.F.H. Rosenow sebagai instruktur di akademi militer ALRI (1946-1949), Buku arsip KRI Dewaruci, Rosenow sebagai penggagas dan Komandan pertamanya, serta tradisi penaburan abu jasad di Selat Sunda, serta Skripsi/Penelitian sejarah A.F.H. Rosenow dalam Pendidikan Militer Angkatan Laut Republik Indonesia.

 

(Tim Redaksi HB)

 

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *